Bahas Grammar dan Soal Bahasa Inggris, TOEFL serta IELTS

Bahas Noun: Definisi, Fungsi, dan Posisi dalam Kalimat

Noun merupakan istilah dalam bahasa Inggris yang menunjuk kepada kata yang berfungsi untuk menamai suatu benda. Dalam pembelajaran bahasa Inggris, pembahasan tentang noun memegang peranan yang sangat penting sehingga kamu dituntut untuk memberikan perhatian khusus untuk poin ini. Tantangan yang paling sering menjatuhkan para pelajar bahasa Inggris terkait noun adalah jenisnya apakah countable noun ataukah uncountable noun. Terdengar sangat sederhana, namun faktanya, telah banyak yang digagalkan.Meskipun demikian, bagaimanapun tantangannya, kita akan menaklukkannya melalui artikel ini beserta artikel-artikel pendukung lainnya. Mari kita mulai pembahasan tentang noun.

Definisi Noun

Secara sederhana, noun diartikan sebagai 'kata benda' dalam bahasa Indonesia. Istilah yang paling populer sebagai definisi dari noun adalah 'kata yang menjelaskan seseorang (person), tempat (place), dan sesuatu atau benda (thing)'.
Jika Anda berada pada artikel ini setelah membaca artikel yang berjudul "Parts of Speech: Pengenalan Dasar Bahasa Inggris", maka itu berarti Anda telah memilih cara belajar sistematis. Untuk menjaga sistematisasi pembelajaran Anda, pastikan setelah memahami pembahasan kali ini, Anda kembali lagi pada artikel berjudul "Parts of Speech" dan memilih pembahasan lainnya. Pada akhir pembahasan ini, kami menyediakan tombol yang akan mengarahkan Anda untuk kembali kepada daftar isi "Pengenalan Dasar Bahasa Inggris".

Nouns describes person, place, or thing. In practical, nouns are used to express a range of additional meanings such as concepts, qualities, organizations, communities, sensations, and events. Nouns convey a substantial proportion of the information in most texts (Parrot, M. Cambridge).
 
Bahas Noun
Bahas Noun

Jenis-jenis Noun

Noun berdasarkan wujudnya. Berdasarkan wujudnya, noun dibagi kedalam dua jenis; yaitu concrete noun dan abstract noun. Agar lebih sistematis, kami akan membagi pembahasan tersebut kedalam bagian-bagian khusus dibawah ini.

Concrete Noun [Kata Benda Berwujud]

Secara sederhana, concrete noun dapat diartikan sebagai kata benda yang memiliki wujud kongkrit atau nyata seperti: 'book, table, hand-phone, computer, laptop, etc'. Intinya, concrete noun digunakan untuk menamai benda yang dapat diindera. Concrete noun sendiri masih terbagi lagi kedalam 4 sub-bagian; yaitu:

Proper Noun: Kata benda nama diri. Digunakan untuk menamai seseorang, sebuah negara atau wilayah, suku, agama, dan lain sebagainya. Dalam sesi writing, penulisan proper noun selalu diawali dengan huruf kapital.
Contoh proper noun: 'Andi, Linda, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, American, New York, United States of America, English, etc'.

Common Noun. Kata benda umum yang sering kita jumpai. Karena sifatnya yang umum atau general, dalam sesi writing, kata benda jenis ini tidak ditulis dengan huruf kapital pada permulaan hurufnya.
Contoh common noun: 'television, radio, book, glasses, bag, tie, shirt, etc'.

Collective Noun. Kata benda yang menunjukkan suatu kumpulan atau kelompok.
Contoh collective noun: 'committee, congress, crowd, organization, parliament, team, class, etc'.

Material Noun. Kata benda material atau zat. Biasanya berupa material alami yang berasal dari bumi. Kebanyakan dari kata benda jenis ini merupakan kata benda yang tidak dapat dihitung atau uncountable noun [Pembahasan tentang uncountable noun ditulis pada artikel terpisah. Baca tentang uncountable noun disini].
Contoh material noun: 'sugar, water, sand, gold, silver, etc'.

Abstract Noun [Kata Benda Abstrak (tidak berwujud)]

Berbeda dengan concrete noun yang dapat diindera, abstract noun merupakan kebalikan dari concrete noun. Kata benda jenis ini tidak memiliki wujud dan tidak dapat diindera. Biasanya berupa pemikiran, perasaan, hubungan, dan lain sebagainya.
Contoh abstract noun: 'love, confidence, hope, etc'.

Noun Berdasarkan Jumlahnya. Berdasarkan jumlahnya, noun diklasifikasikan kedalam dua bagian; yaitu countable noun (kata benda yang dapat dihitung) dan uncountable noun (tidak dapat dihitung). Untuk bagian ini, terkadang pelajar bahasa Inggris pemula sering dibuat pusing mengingat tidak ada klasifikasi kata benda seperti ini dalam bahasa Indonesia. Tapi tenang dulu. Selama Anda memiliki keinginan yang kuat untuk belajar, maka sesulit apapun itu pasti dapat dikuasai.

Countable Noun. Kata benda yang dapat dihitung. Countable noun ada yang berjenis 'singular noun' (kata benda tunggal yang dapat dihitung) dan 'plural noun' (kata benda jamak atau lebih dari satu yang dapat dihitung). Untuk plural noun, berdasarkan cara penjamakannya dari singular noun, terdapat dua aturan, yaitu; regular dan irregular. Jika Anda sedikit bingung, silahkan lihat gambar mind map diatas.

Regular. Untuk menjamakkan singular countable noun, atau dengan kata lain, untuk mengubah singular countable noun menjadi plural countable noun, pada umumnya dapat secara langsung memberikan penambahan huruf '-s' pada akhir kata benda singular countable noun yang akan dibuat menjadi jamak.
Contoh: Car (singular countable noun) menjadi Cars (plural countable noun)

Penjabaran tentang poin "Menjamak-kan singular countable noun dengan cara beraturan atau regular dibahas pada artikel terpisah mengingat poin ini memiliki beberapa aturan khusus.

Irregular. Sesuai namanya, irregular, maka poin ini secara sederhana dapat diartikan sebagai perubahan kata benda yang dapat dihitung atau countable noun  secara tidak beraturan. Dengan kata lain, poin ini menekankan perubahan yang sama sekali berbeda dari singular countable noun yang akan di-plural-kan atau yang akan di-jamak-kan.
Contoh: foot menjadi feet.

Pada contoh diatas, foot adalah singular countable noun sementara feet merupakan plural countable noun yang diubah berdasarkan aturan irregular atau tidak beraturan. Tidak ada aturan khusus untuk mengetahui noun apa saja yang dapat diubah menggunakan regular atau irregular. Noun atau kata benda jenis ini harus dihapalkan atau dibiasakan.

Penjabaran tentang poin "Men-jamak-kan singular countable noun dengan cara yang tidak beraturan atau irregular dibahas pada artikel khusus.

Uncountable Noun. Jenis kata benda ini dapat didefinisikan sebagai kata benda atau noun yang tidak dapat dihitung. Pada umumnya, yang termasuk dari kata benda jenis ini (uncountable noun) adalah kata benda yang berupa "benda cair" (blood, milk, gasoline, coffee, soup, tea, water, dan lain sebagainya), "benda padat" (bread, butter, cheese, ice, dan lain sebagainya), "benda kecil atau pertikel" (dust, rice, salt, sugar, wheat, sand, dan lain sebagainya), "benda gas hasil alam" (air, steam, oxygen, nitrogen, smoke, smog, dan lain sebagainya), "benda abstrak" (beauty, happines, sad, justice, information, wealth, proof, energy, grammar, dan lain sebagainya), "fenomena alam" (darkness, electricity, heat, snow, sunshine, thunder, dan lain sebagainya), "gerund atau kata kerja yang berfungsi sebagai kata benda (writing, learning, swimming, reading, studying, dan lain sebagainya), "bidang studi atau mata pelajaran" (chemistry, history, mathematics, osychology, dan ain sebagainya), dan "bahasa" (English, bahasa Indonesia, French, Spanish, dan lain sebagainya).

Untuk pembahasan lebih detail, silahkan membaca artikel khusus mengenai uncountable noun.

Mixed Noun

Mixed noun secara sederhana dapat didefinisikan sebagai jenis kata benda atau noun yang dapat berfungsi sebagai kata benda yang dapat dihitung (countable noun) atau berfungsi sebagai kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable noun). Dalam hal ini, untuk menentukan apakah noun tersebut termasuk countable noun ataukah uncountable noun, kita harus jeli dalam melihat konteks dari kalimat.
Contoh: (countable noun: paper) = the news was on the front page of the papers. (uncountable noun: paper) He works on paper.

Jika diperhatikan, contoh kata benda atau noun 'paper' diatas, ketika konteks kalimatnya berbicara tentang benda sebagai media, maka digunakan 'papers' (countable noun). Sedangkan jika yang ditekankan, atau yang menjadi konteks, adalah berupa materi yang digunakan (dalam hal ini adalah 'kertas'), maka digunakan 'paper' (uncountable noun).

Jika masih bingung, silahkan akses artikel khusus kami yang fokus mengulas atau membahas 'Mixed Noun'.

Popular Posts

Recent Posts

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Unordered List

Text Widget

Blog Archive